
Ini dia dua buku keluaran Pidi Baiq si mantan presiden Negara Kesatuan Republik The Panas dalam, mantan vokalis The panas dalam band, mantan dekan FSRD di ars, dan mantan mahasiswa FSRD ITB . Buku ini katanya berisi catatan harian bang Pidi ini. Namun ketimbang catatan harian menurut gw isi buku ini lebih kepada laporan eksperimen-eksperimen psikologi yang dilakukan oleh bang pidi.
Gila semua eksperimen-eksperimen yang dilakukan bang Pidi, mulai dari mengadakan syukuran anaknya tamat game Naruto, Jadi sopir angkot dengan pakaian full resmi pake jas,jadi tukang jual sarabi, sok kenal dengan orang yang baru ketemu di jalan , ninggalin tukang becak makan di cafe gaul, bawa rombongan orang gila mandi air panas, ngerjain guru di sekolah anaknya, ngerjain polisi, dan membuat istrinya jadi korban kelembutan rumah tangga. kacau-kacau cerita dari bang Pidi ini, belum lagi menikmati cara berpikir dia yang agak hahahaha…
Singkat kata nih buku telah menggerakkan hati gw yang secara tidak pernah membaca buku yang apa itu disebut sebagai novel, apalagi rela mengeluarkan kocek untuk novel,sampe rela, ikhlas dan puas untuk membeli nih buku.
sekedar kutipan
Saya bangun siang. Tapi itu masih mending, masih jam 9, karena biasanya saya bangun jam dua belas siang. Saya memang pemalas, tapi untuk apa saya rajin kalau saya merasa diri sudah pandai. Sama lah itu seperti halnya kamu, tidak perlu hemat lagi, karena kamu sudah kaya, sudah mendapatkan pangkalnya.
Tapi istri saya pasti sudah pergi ke kantornya. Pasti sudah pergi sejak tadi pagi. Dia memang rajin, maksud saya masih rajin, masih dalam proses menjadi pandai.








1 Komentar
November 18, 2008 pukul 8:06 pm
mampir boleh?