Uwaaaa…. hahaha tulisan pertama niy, wow!! okeh, santai, tarik napas. yep. Let begin this blogs.hmm… bagusnya nulis apa ya. eng… bagaimana kalau kita jalan-jalan sejenak, ayo kita lupakan UAS yang menanti di depan mata, TA yang gak kunjung selesai-selesai, acara tv yang makin gak karuan, uang bulanan yang habis, sewa kos yang udah nunggak, BBM yang mau naik hufff…. okeh stuju semua?sip ,tarik maaangg.
sesuai judulnya Garut Membara ( sorry buat yang salah pikir ini tentang pilem begituan ;p), yak kita akan menuju garut si kota dodol. Perjalanan dimulai jam 8 malam, bergegaslah menuju mobil dan kencangkanlah sabuk pengaman anda.
perjalanan yang ditempuh akan memakan waktu 10.800 detik (hahaha hitung sendiri berapa jam tuh) dan ucapkan selamat datang di Bumi Perkemahan Curug Orog.

yep,yep kemping apaan yang gak ada api unggun dan barbeque2an. But guys, mana kayu bakarnya nih? yah, saya sarankan dalam perjalanan menuju ke sini anda menyempatkan diri untuk mencari kayu bakar terlebih dahulu. Jika tidak, maka anda terpaksa harus berkeliling-keliling hutan terlebih dulu untuk mencari kayu bakar, seperti yang saya alami.
oke, sip… kayu bakar udah, api unggun udah , saatnya berbarbeque ria. hoho… waktu menunjukan jam 12 malam, makan malam belum, makan siang terkhir jam 11 pagi, jangan tanyakan reaksi saya saat menghadapi si ikan bakar ini, bantaiiii!, yummy…

Perut kenyang ditambah capek sehabis perjalanan , dua hal ini tidak lain dan tidak bukan adalah perpaduan obat tidur yang paling mujarab . zzzz…. saatnya mencoba tidur di alam.
SURPRISE!!! yep, inilah pemandangan yang akan anda dapati saat membuka mata keesokan paginya,sampai saya sendiri tidak dapat mengungkapkannya dengan kata-kata di blog ini, subhannallah..

Bangun tidur ku terus … terus apa anak-anak?? mabuk. yak, mandi. Wuii… Ini dia bak mandi dan keran untuk hari ini.

Air terjun ini berada hanya kira-kira 100 Meter pas di bawah bumi perkemahan.
Kemping, kebun teh, air terjun. hmm… kurang lengkap rasanya kalau gak ada candi. Yeei.. ini dia salah satu objek wisata lagi di garut, Candi Cangkuang. Di Candi ini juga ada pemakaman salah seorang syekh terkemuka di Jawa Barat dulunya (hahaha…. gw lupa namanya).

Candi ini sedikit mengingatkan dengan pura suci di Bali (kalo gak salah itu namanya, pokoknya yang ada di duit 50 rb). Kenapa? karena, nih candi sama-sama terletak di tengah-tengah danau, selain pemandangannya yang juga ciamiiik, inilah kesempatan anda mencoba alat transportasi legendaris yang namanya rakit itu

Yah… mataharipun telah condong ke barat dan si jam di hp pun telah menunjukkan pukul 15.00. Mau tidak mau kita harus pulang. Ayo pikirin lagi si PR,UAS, TA, duit bulanan, huff… goodbye Garut.








& Komentar
Mei 16, 2008 pukul 2:17 pm
ngeri…ngeri…
jagoan IC design dari ITB ngeblog.
salut lah.
-IT-
Mei 16, 2008 pukul 2:49 pm
tarik mang ….
Mei 16, 2008 pukul 4:15 pm
mantaaap… dua senior blogger langsung turun ke lokasi